Sebuah bunga rampai dari catatan pengalaman dan
refleksi sepanjang 2010-2015 kerja-kerja kampanye
organisasi masyarakat sipil lingkungan hidup di Sumatera
yang tergabung dalam Simpul Kampanye Mitra Sumatera
dari Program Kewaspadaan Masyarakat terhadap REDD+
oleh Samdhana Institute.
Sebuah sorot dan telaah atas krisis serta kebangkrutan
sendi-sendi kehidupan di sekujur pulau.
Sebuah permohonan maaf dari para penulis kepada warga
korban kebangkrutan dan krisis ruang hidup yang terus
mendera meskipun intensitas kerja-kerja pembelaan telah
ditingkatkan.
Sebuah tutur lirih tentang kerumitan rerantai sistem
penyelenggaraan wilayah yang alih-alih menjamin
keselamatan dan produktivitas serta pemenuhan
kebutuhan sehari-hari warga, tetapi malah menjadi faktor
penyebab dan pendorong berlanjutnya kemerosotan
kualitas ruang hidup dan kehidupan.
Sebuah tawaran dialog tentang bagaimana warga dapat
mempertahankan hidup, menyiasati krisis dan
kebangkrutan kehidupan.
baca selengkapnya pada link di bawah ini :
http://www.slideshare.net/YoelHendrawan/solusitandingjokowi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Manaqib Datuk Nuraya (Pembawa Kitab Barencong)
MANAQIB Datu Nuraya ( Syekh Abdul Mu'in ) Tak banyak memang masyarakat yang mengenal Datu Nuraya yang mempunyai nama (sebagian riwaya...
-
Baik 🌿 Mari kita lanjutkan dengan penjelasan tahap demi tahap perjalanan ruhani (ṭarīq as-sulūk) sebagaimana diuraikan oleh para ulama suf...
-
Sekarang kita memasuki bab paling halus dan rahasia dalam seluruh jalan tasawuf, yaitu MAQĀM FANĀ’ dan BAQĀ’ (مقام الفناء والبقاء) — lenyap ...
-
______________ Dalam tradisi tasawuf, perjalanan menuju Allah SWT merupakan suatu proses bertahap yang dikenal sebagai thariq (jalan). Di ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar