Minggu, 17 Mei 2026

Manaqib Syekh Muhammad Samman Al Madani Al Hasani

 

Terjemahan Bahasa Indonesia Populer

Manaqib Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani

Setelah itu, berkatalah Syekh Shiddiq al-Madani, khalifah dari Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani:

“Ketahuilah wahai saudara-saudaraku sekalian, setiap kali aku mendengar kisah para wali Allah dan kemuliaan hidup mereka, turunlah rahmat Allah. Aku juga melihat banyak murid yang menulis manaqib gurunya, lalu membacakannya setiap tahun pada hari wafat sang guru, disertai pembacaan Al-Qur’an, sedekah, dan berkumpulnya banyak orang.

Karena itu, timbullah keinginanku untuk melakukan hal yang sama, sesuai kemampuan dan pengetahuanku yang terbatas. Maka aku kumpulkan sebagian kisah karamah guruku, Sayyidi Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani — seorang ulama yang menghimpunkan syariat dan tarekat sekaligus, seorang quthub di Kota Madinah pada zamannya, bahkan dikenal sebagai penjaga adab ziarah ke makam Rasulullah ﷺ.

Disebutkan bahwa siapa saja yang ingin berziarah kepada Rasulullah ﷺ namun tidak menjaga adab dan izin ruhani kepada beliau, maka ziarahnya kehilangan kesempurnaan makna, walaupun secara lahir tetap sah.”


Akhlak dan Kehidupan Sehari-hari Syekh Samman

Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani dikenal memiliki sifat-sifat mulia:

  • Sangat penyayang kepada para penuntut ilmu dan orang-orang miskin.
  • Gemar melayani ulama, ahli tarekat, dan para wali Allah sejak muda hingga menjadi mursyid besar.
  • Sangat mencintai Allah dan membenci segala hal yang dimurkai-Nya.
  • Selalu menjaga muraqabah dan musyahadah — merasa diawasi Allah dan menghadirkan Allah dalam hati.
  • Bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu, bahkan terhadap hal-hal yang sebenarnya halal.
  • Tidurnya sangat sedikit. Ketika meletakkan kepala di bantal, beliau sering gelisah seperti orang sakit karena kuatnya ibadah dan kerinduannya kepada Allah.
  • Menjelang sahur beliau bangun untuk beribadah hingga Subuh, lalu membaca ratib sampai matahari terbit, kemudian melaksanakan shalat Isyraq dan Dhuha.
  • Sejak muda beliau banyak berpuasa sebagai latihan spiritual (riyadhah).

Kisah Masa Kecil Syekh Samman

Sejak kecil sudah tampak tanda-tanda kewalian beliau.

1. Tidak Tertarik pada Makanan Dunia

Orang tuanya sering heran karena makanan yang diberikan kepada beliau tampak tidak berkurang, seolah tidak dimakan. Ketika hal itu diadukan kepada guru mengajinya, sang guru berkata:

“Jangan khawatir terhadap anakmu. Sesungguhnya anakmu termasuk wali Allah.”

2. Melawan Rasa Nyaman

Pada musim dingin, ketika tidur di atas tikar dan bantal yang nyaman, beliau malah memercikkan air dingin ke tubuhnya agar tidak terlena dalam tidur.

3. Menolak Kemewahan

Saat diberi pakaian indah bersulam benang emas, beliau mencabut benang emas itu dan membuangnya sambil berkata:

“Ini tidak disukai syariat, dan Allah tidak meridhainya.”


Masa Remaja dan Kehidupan Ruhani

Saat remaja, Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani menghabiskan hidupnya dalam dzikir siang dan malam.

Beliau senang menyendiri (uzlah), berkhalwat, serta rutin berziarah ke Baqi’, makam para istri Nabi ﷺ dan para sahabat. Di sana beliau berdzikir dan membaca Al-Qur’an hingga larut malam.


Awal Perjalanan Tarekat dan Kemasyhurannya

Pada awal perjalanan spiritualnya, beliau pernah tampil seperti orang biasa dan menyembunyikan kedalaman ilmunya.

Dalam sebuah pengalaman ruhani, disebutkan bahwa Abdul Qadir al-Jilani datang memakaikan jubah putih kepada beliau sebagai isyarat penerimaan spiritual.

Setelah itu datang perintah ruhani dari Rasulullah ﷺ agar beliau menampakkan ilmunya kepada masyarakat Madinah. Maka nama beliau mulai masyhur seperti matahari di siang hari.

Orang-orang dari berbagai negeri berdatangan ke Madinah untuk mengambil tarekat dan belajar kepada beliau.

Walaupun banyak hadiah emas dan perak dari raja-raja dan orang kaya diberikan kepada beliau, semuanya segera dibagikan kepada fakir miskin hingga tidak tersisa di tangannya.


Wasiat-wasiat Syekh Samman

Di antara pesan penting beliau:

  • Jagalah shalat berjamaah dan shalat Jumat.
  • Perbanyak dzikir, muraqabah, membaca Al-Qur’an, shalawat, istighfar, dan sedekah.
  • Seorang guru sejati bukan sekadar menyuruh murid beribadah, tetapi membimbing hati murid agar terlepas dari cinta dunia menuju akhirat.
  • Orang yang mengamalkan tarekat dengan sungguh-sungguh akan mendapat pertolongan Allah di dunia, dimudahkan saat sakaratul maut, dan dilapangkan rezekinya.

Beliau juga berkata:

“Kami tidak mati. Kami hanya berpindah dari alam dunia yang tampak menuju alam yang tersembunyi.”

Karena itu, beliau menganjurkan murid-muridnya untuk tetap berziarah, berdzikir, dan menjaga hubungan ruhani dengan para wali Allah.


Karamah-karamah Syekh Samman

Banyak kisah luar biasa dinisbahkan kepada Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani.

Menolong Kapal di Tengah Badai

Seorang murid bernama Muqran bin Abdul Mu’in berkisah bahwa ketika kapalnya hampir tenggelam diterjang badai di Laut Merah, ia memanggil:

“Ya Samman!”

Tak lama kemudian ia melihat dua sosok berjalan di atas air mendekati kapal hingga badai reda dan kapal selamat.

Melepaskan Bahaya dan Kesulitan

Banyak murid meyakini bahwa bertawassul kepada beliau dengan penuh keyakinan dapat menjadi sebab pertolongan Allah dalam menghadapi kesulitan hidup, penjara, kezaliman penguasa, hingga kesulitan melahirkan.


Wafat Syekh Samman

Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani wafat pada hari Rabu, 2 Dzulhijjah tahun 1189 H, dalam usia sekitar 59 tahun.

Beliau dimakamkan di pemakaman Baqi’, dekat makam para istri Rasulullah ﷺ di Madinah.

Dalam tradisi para muridnya, pembacaan manaqib beliau disertai:

  • pembacaan Al-Qur’an,
  • tahlil,
  • shalawat,
  • dan sedekah,

dipercaya menjadi sebab turunnya rahmat Allah, dilapangkannya rezeki, serta dimudahkannya urusan dunia dan akhirat.

والله أعلم بالصواب.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manaqib Syekh Muhammad Samman Al Madani Al Hasani

  Terjemahan Bahasa Indonesia Populer Manaqib Syekh Muhammad Samman al-Madani al-Hasani Setelah itu, berkatalah Syekh Shiddiq al-Madani, kha...